Wisata,

Liburan ke Malioboro, The Lost World Castle, dan Pantai Indrayanti

Tugu Jogja

Tugu Jogja

Bulan Agustus bisa dibilang sebagai bulan paling membahagiakan bagiku saat ini. Bagaimana tidak? Setelah sekian lama menabung dari jauh hari, akhirnya saya bersama beberapa teman memiliki kesempatan untuk berkunjung ke kota pelajar ini.

Jogja menjadi pilihan untuk saya kunjungi saat itu. Kota yang penuh dengan beragam wisatanya yang sangat sering muncul di linimasa instagram saya. Selain itu, kota ini juga terkenal memiliki harga yang murah untuk makanan dan wisatanya. Jadi, itulah yang membuat saya semakin mantap.

Dari tanah ibu kota, saya berangkat menuju Jogja dengan menggunakan kereta api. Karena tak ingin waktu liburan terbuang terlalu banyak karena kebingungan dengan destinasi wisata, sebelumnya saya dan teman-teman telah berdiskusi menentukan tujuan wisata dengan bantuan situs Jogjaku.ID. Hasil akhirnya, terpilihlah tiga nama tempat, yaitu: Malioboro, The Lost World Castle, dan Pantai Indrayanti.

1. Malioboro

Sebagai seseorang yang membawa label wisatawan, tidak sah rasanya apabila tidak mengunjungi salah satu ikon dari kota Jogja, Malioboro. Saat itu saya berangkat sekitar pukul 8 malam dari penginapan. Sesampainya di lokasi, saya langsung disambut dengan suasana hangat, riuh, khas kota Jogja seperti yang sering lihat di sosial media.

Saya tidak ingin ada yang terlewatkan dari liburan kali ini. Kali ini saya bersama teman-teman memutuskan untuk mulai berjalan dari awal Malioboro dan sekalian berfoto dengan plang legendari “Jl. Malioboro”. Hingga akhirnya kami sampai di Tugu Serangan Umum 1 Maret, tempat yang sekaligus penanda bahwa saya sedang berada di 0 KM-nya Jogja.

2. The Lost World Castle

Tujuan kedua yaitu sebuah tempat wisata yang tergolong baru di Jogja. Meskipun baru, tempat ini membawa keunikan yang membuatnya ramai dikunjungi wisatawan. The Lost World Castle berlokasikan di lereng Gunung Merapi yang terkenal dengan udara segar dan asri.

Meskipun berada di lereng gunung, akses untuk menuju wisata ini tergolong cukup mudah. Ada banyak jasa jeep yang dapat kamu sewa untuk menuju ke tempat ini.

Sesampainya di lokasi, saya langsung teringan dengan film Jurrasic Park. Ya. Gapura besar dengan tumpukan batu, membuatnya menjadi semakin istimewa.

3. Pantai Indrayanti

Ada yang berbeda di hari terakhir kami di Jogja. Kami akhirnya bisa merasakan manisnya gudeg Jogja. Ah, saya masih ingat betul rasanya. Setelah mengisi perut sebagai energi, saya akhirnya berangkat menuju Pantai Indrayanti.

Hari itu kami ditemani dengan mentari yang sangat terik. Namun, itu tidak membuat kami bermalas-malasan. Pasir putih dengan laut yang tenang menekan rasa malas kami untuk tidak bermain di bibir pantai.

0no comment

writer

The author didnt add any Information to his profile yet

Leave a Reply